Puisi

SEBUAH KISAH

Kadang, ingin kusandarkan penatku di bahumu,

lepas segala resah, musnah semua gundah.

Kadang ingin kurebahkan dukaku di senyummu,

lepas segala luka dan hilang semua bimbang.

Kadang ingin kutorehkan setiap cerita tentang pilu di kalbumu,

lepas segala nanar, tepis hati teriris.

Namun,

akankah rasa yang ingin coba kutuang dalam seluruh cerita

mesti kau pahami dan terpatri pada detak nadimu?

Ataukah tetap kan kuhayati sebagai bukti cintaku yang hakiki?

Rasa, di manakah muara anganku?

Rindu, di manakah ujung alir darahku?

Asa, di manakah kan kausambut hadirku?

Hanya kau yang bisa hadirkan rasa

Hanya kau yang mampu bangkitkan rindu

Kembangkan sayap-sayap cinta putih

dan kepakkan ke luasnya angkasa

lintasi segala kekosongan diri.

Waktu ini

Di tengah perjalanan usiaku

Telah kutemukan sebongkah rasa yang kan kutitipkan pada jiwa

yang selama ini mengembara.

Mungkinkah masa tetap berpihak pada adaku,

ataukah tetap membisu seperti yang dahulu?

Semoga DIA dengan setia menjawab segala ikhtiarku

hari ini dan nanti.

Semoga bahagia bisa kucipta bersama bayangmu yang semakin pudar.

semoga waktu tetap untukku

Selama kita mau!

Semoga!

One Comment

  1. 1
    Edi Psw Says:

    Wah, sip puisinya


RSS Feed for this entry

Leave a Comment