lepas segala resah, musnah semua gundah.
Kadang ingin kurebahkan dukaku di senyummu,
lepas segala luka dan hilang semua bimbang.
Kadang ingin kutorehkan setiap cerita tentang pilu di kalbumu,
lepas segala nanar, tepis hati teriris.
Namun,
akankah rasa yang ingin coba kutuang dalam seluruh cerita
mesti kau pahami dan terpatri pada detak nadimu?
Ataukah tetap kan kuhayati sebagai bukti cintaku yang hakiki?
Rasa, di manakah muara anganku?
Rindu, di manakah ujung alir darahku?
Asa, di manakah kan kausambut hadirku?
Hanya kau yang bisa hadirkan rasa
Hanya kau yang mampu bangkitkan rindu
Kembangkan sayap-sayap cinta putih
dan kepakkan ke luasnya angkasa
lintasi segala kekosongan diri.
Waktu ini
Di tengah perjalanan usiaku
Telah kutemukan sebongkah rasa yang kan kutitipkan pada jiwa
yang selama ini mengembara.
Mungkinkah masa tetap berpihak pada adaku,
ataukah tetap membisu seperti yang dahulu?
Semoga DIA dengan setia menjawab segala ikhtiarku
hari ini dan nanti.
Semoga bahagia bisa kucipta bersama bayangmu yang semakin pudar.
semoga waktu tetap untukku
Selama kita mau!
Semoga!
Puisinya sangat menyentuh, Pak.
baguS …..
Unik..simple tapi penUh aRTi….
thats gReat ….